Mengapa analisis komposisi tubuh merupakan alat yang efektif untuk Fisioterapi?
Disclaimer: Perangkat InBody hanya digunakan sebagai alat tambahan dalam pengambilan keputusan klinis dan tidak dimaksudkan untuk mendiagnosis atau mengobati penyakit apa pun.
Komposisi tubuh sangat penting untuk memahami susunan fisiologis pasien dan memandu pengobatan yang menargetkan area spesifik dalam program terapi fisik. Perangkat InBody tidak invasif dan nyaman digunakan, menjadikannya alat yang ideal untuk diterapkan ke dalam praktik rehabilitasi. InBody Test memberikan hasil komprehensif yang dapat digunakan untuk mengedukasi dan melibatkan pasien dalam treatment-nya serta monitoring progress selama perawatan.
Dalam waktu kurang dari 60 detik, InBody Test memberikan pengukuran yang mudah dipahami, akurat, dan objektif untuk mengevaluasi titik awal pasien dan memantu kemajuan selama rehabilitasi. Terapi fisik dapat menggunakan InBody untuk:
- Asesmen distribusi massa otot dan area target yang melemah akibat cedera atau operasi
- Identifikasi ketidakseimbangan cairan yang berhubungan dengan inflamasi atau edema pasca-operasi
- Monitor adanya perubahan setelah diberikan program latihan dan panduan rekomendasi untuk memastikan keberhasilan jangka panjang
Pentingnya Massa Otot
“Menjaga Skeletal Muscle Mass memainkan peran penting dalam rehabilitasi kerusakan otot dan tendon.”
Juhasz, 2018
Manfaat BIA
“Dalam merancang studi saat ini, MF-BIA dipilih sebagai cara yang murah dan efisien untuk memperkirakan komposisi tubuh. Penggunaan teknologi ini memberikan kemudahan bagi peneliti lain untuk mereproduksi hasil dan dokter untuk memantau komposisi tubuh pasien serta respons terhadap terapi diet dan olahraga.”
Segal, 2005
Meningkatkan Komposisi Tubuh
“Sebagai kesimpulan, program rehabilitasi 12 minggu mengurangi nyeri bahu, memperbaiki komposisi tubuh dan meningkatkan rotator internal/eksternal isokinetik pada EG impingement symptoms.”
Cha, 2014
Segmental Lean Analysis
Sesuaikan program dan intervensi dengan distribusi lean segmental
InBody menyediakan pengukuran Segmental Lean Analysis yang komprehensif dan dapat digunakan untuk mengidentifikasi area yang melemah karena cedera atau operasi dan menyesuaikan program rehabilitasi untuk meningkatkan status fungsional.
Selama fase rehabilitasi setelah cedera atau operasi, pasien cenderung tidak banyak bergerak dan/atau imobilisasi menyebabkan penurunan massa otot terutama di daerah yang cedera atau dioperasi. Dengan mengevaluasi lean mass di setiap segmen lengan, kaki, dan trunk secara terpisah, fisioterapis dapat mengumpulkan informasi dasar tentang lean mass di segmen dengan mobilitas terbatas. Hasil ini memberikan informasi yang bermanfaat untuk mengidentifikasi potensi ketidakseimbangan terkait dengan penurunan massa otot pasca-cedera/operasi. Dengan kemampuan untuk asesmen setiap segmen secara terpisah, area yang mengalami penurunan massa otot dapat ditargetkan dan ditingkatkan, kebugaran fungsional dan mobilitas dapat ditingkatkan, serta membantu fisioterapis mengurangi risiko cedera kembali di masa depan.

Analisis ECW/TBW (ECW Ratio)
Lacak Inflamasi dan Ketidakseimbangan Cairan Akibat Cedera atau Operasi
Setelah operasi atau cedera, inflamasi dapat terjadi dengan sedikit atau tanpa gejala yang terlihat. Pengukuran air tubuh yang objektif dan tepat dapat mendeteksi retensi air dan peradangan untuk membantu memandu perawatan rehabilitasi.
InBody secara efektif membedakan cairan di intraseluler (ICW; di dalam sel) dan ekstraseluler (ECW; di dalam darah dan cairan interstisial). Indeks Edema, berdasarkan rasio antara ECW dan TBW (ECW/TBW), dapat digunakan untuk mendeteksi ketidakseimbangan cairan akibat peradangan akibat cedera atau pemulihan setelah operasi.
Dengan menilai keseimbangan cairan dalam tubuh dan segmen tertentu, peradangan dapat diidentifikasi dan digunakan untuk memandu pilihan pengobatan dan intensitas untuk mengurangi risiko cedera ulang atau komplikasi pasca operasi.

Body Composition History
Lacak tren progress pasien untuk memantau keberhasilan program
Pengukuran objektif berat badan, skeletal muscle mass, persen lemak tubuh, dan ECW Ratio memungkinkan data progress komposisi tubuh klien dari setiap pengukuran tersimpan dan mudah dimonitor selama program rehabilitasi.
Bagian Body Composition History InBody memungkinkan pasien dan fisioterapis memantau kemajuan selama program terapi fisik. Perbaikan dapat dilacak untuk menilai untuk memastikan program rehabilitasi meningkatkan otot, komposisi tubuh, dan fungsional tubuh. Visualisasi kemajuan membuat pasien termotivasi dan ikut terlibat dalam rencana perawatan mereka. Pemantauan ECW/TBW jangka panjang dapat melacak penurunan peradangan setelah operasi atau cedera serta memantau peningkatan yang mungkin mengindikasikan gangguan atau latihan berlebihan..

Muscle-Fat Analysis
Fokus pada Peningkatan Kesehatan Jangka Panjang
Setelah pasien menyelesaikan rehabilitasi dan kembali ke rutinitas normal mereka, banyak yang mulai mengurangi aktivitas fisik atau kembali ke perilaku sedentari. Kebiasaan tidak sehat ini dikombinasikan dengan pilihan pola makan yang buruk akan meningkatkan risiko cedera ulang dan perkembangan penyakit. Analisis komposisi tubuh yang mendalam dan lembar hasil yang mudah ditafsirkan memungkinkan klien untuk terlibat dalam percakapan yang lebih dalam dengan fisioterapis mereka mengenai status kesehatan mereka dan risiko cedera/penyakit di masa depan. Hal ini dapat mendorong layanan tambahan untuk membantu mengurangi risiko ini.
Sebagian besar klien menderita cedera padahal penyebabnya sebenarnya bisa dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat dan lebih aktif. Dengan mendidik klien tentang komposisi tubuh dan hubungannya dengan
kesehatan jangka panjang, fisioterapis dapat mempromosikan perawatan/layanan tambahan dengan tujuan peningkatan kesehatan jangka panjang.
Obesitas merupakan penyumbang besar stres pada sendi, nyeri, cedera dan dalam kasus-kasus ekstrim operasi. Dengan melakukan analisis mendalam tentang keseimbangan otot-lemak pasien, fisioterapis dapat menjelaskan kepada klien pentingnya menjaga berat badan yang sehat melalui diet dan olahraga.

Basal Metabolic Rate
Maksimalkan hasil dari sesi fisioterapi melalui diet
Setelah cedera atau operasi, tingkat aktivitas fisik pasien sangat berkurang; Asupan gizi yang tepat sangat penting untuk mengurangi penambahan berat badan dan menjaga kesehatan fungsional. Memahami basal metabolic rate pasien dapat memandu program gizi, mendorong pemulihan yang lebih cepat, meminimalkan peningkatan lemak, dan mengurangi risiko kesehatan atau komplikasi pascaoperasi.
Setelah operasi atau cedera, pasien mengurangi tingkat aktivitas fisik mereka. Peningkatan perilaku sedentari dikombinasikan dengan kebiasaan makan yang tidak sehat meningkatkan risiko kehilangan otot dan peningkatan lemak tubuh, baik yang terkait dengan penyakit maupun komplikasi kesehatan. Dengan memiliki perhitungan kebutuhan kalori yang lebih tepat dari seorang individu, pedoman gizi dapat diterapkan untuk meminimalkan penambahan berat badan yang terkait dengan cedera atau pembedahan.
Pasca operasi, tubuh sedang memulihkan diri dan membutuhkan gizi yang tepat untuk sembuh. Memasukkan program gizi ke dalam layanan terapi rehabilitasi dapat meningkatkan tingkat pemulihan, mengurangi komplikasi pasca operasi dan menyediakan energi yang dibutuhkan pasien untuk memaksimalkan hasil dari sesi terapi fisik mereka.

Mengapa Fisioterapis dan Rehabilitasi Medik Mempercayai InBody?
Semua Alat analisis komposisi tubuh InBody mengandalkan empat pilar teknologi untuk memberikan hasil yang cepat, akurat, dan tepat. Pilar-pilar ini memungkinkan Anda untuk percaya bahwa hasilnya mencerminkan kesehatan pasien Anda.
Direct Segmental Measurement
Direct Segmental Measurement (DSM) mengukur air, massa otot, dan massa lemak di lima segmen tubuh: tangan kanan, tangan kiri, kaki kanan, kaki kiri, dan trunk. Dengan mengukur setiap segmen tubuh secara terpisah, InBody memberikan analisis mendalam tentang keseimbangan otot-lemak dan cairan pasien di setiap segmen secara mandiri. Mengidentifikasi distribusi lean dan lemak pasien memungkinkan penilaian yang lebih baik dari risiko kesehatan terkait. Sementara ECW/TBW segmental dapat digunakan untuk mengidentifikasi peradangan sistemik atau edema lokal akibat cedera, kondisi kesehatan yang mendasari atau komplikasi bedah.
8 Point Tactile Electrodes
InBody menggunakan sistem Elektroda Taktil 8 Titik untuk memastikan bahwa pengukuran selalu dimulai di tempat yang sama setiap kali test. Teknologi ini menciptakan hasil yang presisi dan dapat direproduksi.
Multiple Frequencies
Perangkat InBody menggunakan multifrekuensi untuk mengukur air tubuh lebih akurat daripada metode yang umum digunakan seperti perubahan berat badan atau skor pitting edema. Frekuensi tinggi dan rendah ini mengukur air intraseluler dan ekstraseluler, menghasilkan ukuran yang tepat dari setiap kompartemen air tubuh. Dengan pengukuran cairan yang akurat, InBody dapat digunakan untuk mengidentifikasi ketidakseimbangan cairan atau retensi air yang berasal dari peradangan atau cedera serta memantau perubahan akibat intervensi dan pemulihan olahraga.
Tidak Menggunakan Estimasi Empiris
InBody tidak mengandalkan estimasi empiris (berdasarkan usia, jenis kelamin, atau ras) untuk memprediksi hasil. Dengan tingkat akurasi dan presisi tinggi yang dicapai dengan kemajuan teknologi yang telah disebutkan sebelumnya, InBody menghilangkan asumsi terkait populasi saat menentukan komposisi tubuh sehingga hasil hanya didasarkan pada tubuh individu. Teknologi ini meningkatkan sensitivitas terhadap massa otot dan lemak individu, memungkinkan monitoring perubahan yang lebih efektif.

